1. Orang Tua sebagai Teladan dalam Menghargai
Guru
Anak-anak belajar banyak dari perilaku orang tua. Ketika orang tua
menunjukkan sikap hormat kepada guru, misalnya dengan berbicara sopan,
menghargai pendapat guru, dan mendukung kebijakan sekolah anak akan meniru
sikap tersebut. Teladan nyata ini menjadi pembelajaran yang lebih kuat
dibandingkan sekadar nasihat.
2. Kolaborasi Sekolah–Orang Tua untuk Membentuk
Karakter Murid
Pembentukan karakter tidak bisa dilakukan oleh sekolah saja. Kolaborasi
antara guru dan orang tua sangat penting. Komunikasi yang terbuka, pertemuan
rutin, serta keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah akan memperkuat
pesan tentang pentingnya menghormati guru. Dengan adanya sinergi, anak melihat
bahwa sikap hormat adalah nilai yang dijunjung bersama oleh lingkungan sekolah
dan keluarga.
3. Strategi Parenting yang Mendukung Sikap Positif
terhadap Guru
Orang tua dapat menerapkan strategi parenting yang mendukung sikap hormat,
seperti:
- Memberikan
apresiasi atas usaha guru dalam mendidik anak.
- Mendorong
anak untuk berterima kasih setelah menerima bimbingan.
- Mengajarkan
komunikasi sopan saat berinteraksi dengan guru.
- Menanamkan nilai tanggung jawab agar anak menghargai aturan sekolah.
Dengan kombinasi teladan, kolaborasi, dan strategi parenting yang tepat,
orang tua berperan penting dalam membentuk generasi yang menghormati guru.
Sikap ini bukan hanya memperkuat hubungan murid–guru, tetapi juga menjadi bekal
karakter positif yang akan berguna sepanjang hidup.
